RSS

Category Archives: PEMAHAMAN ISLAM

Ibadah Qurban Dari Sudut Pandangku Sebagai Muslim Indonesia

“QURBAN”, yang secara etimologi berarti “pendekatan”, mengandung pesan tentang upaya mendekatkan diri kepada Tuhan dengan jalan mempersembahkan hidup kita untuk perjuangan membela nilai-nilai kemanusiaan. Nilai kebajikan ibadah qurban bukan terletak pada persembahan daging hewan qurban, melainkan ketakwaan dan ketulusan (QS al-Hajj: 37).

Ibadah qurban adalah perintah Tuhan untuk mengorbankan dan menyembelih sifat egois, mementingkan diri sendiri, rakus dan serakah yang dibarengi dengan kecintaan kepada Allah swt yang diwujudkan dalam bentuk solidaritas dan kerja-kerja sosial. Kecintaan pada Allah swt ditunjukkan Nabi Ibrahim dengan kesediaan menyembelih putra kesayangannya Ismail. Sesungguhnya Tuhan menyuruh Ibrahim menyembelih putranya, yang disampaikan melalui mimpi, di samping ujian keimanan juga sarat pesan-pesan sosial kemanusiaan. Kepekaan sosial, keberpihakan kepada kaum lemah dan dilemahkan (mustadh’afin) adalah nilai sekaligus moral sosial yang terkandung dalam ibadah qurban.

Ibadah qurban hakikatnya mengajarkan kita untuk menolak segala bentuk egoisme dan keserakahan. Karena kedua sifat itu hanya akan merampas hak dan kepentingan kaum dhuafa (lemah) dan mustadh’afin (dilemahkan) . Di sisi lain ibadah qurban dapat menjadi solusi terhadap berbagai bentuk ketimpangan dan ketidakadilan sosial yang masih mewarnai di sekitar kita.

Perintah berqurban bagi mereka yang diberi kelebihan rizki dan membagikan dagingnya untuk kaum miskin, mengandung pesan penting “bahwa Kita bisa dekat dengan Allah swt hanya ketika Kita bisa mendekati dan menolong saudara-saudara kita yang serba kekurangan”. Semangat menyembelih hewan qurban yang dagingnya dibagikan kepada kaum fuqara dan masakin (fakir dan miskin), jelas dimaksudkan agar terjadi solidaritas dan tolong-menolong antar-anggota masyarakat. Yang kaya menolong si miskin dan sebaliknya yang miskin menolong si kaya. Sikap solidaritas ini diharapkan akan mengurangi kesenjangan sosial dan kondusif bagi pemberdayaan masyarakat.

Meski perayaan ‘idul qurban di rayakan setahun sekali, namun semangat berqurban tersebut seharusnya tidak hanya muncul ketika datang ‘Idul Adha. Ia harus terus -menerus hidup dalam diri kita. Tentu saja, di luar ‘Idul Adha, berqurban itu tidak harus berbentuk penyembelihan hewan. Ia dapat berupa apa saja yang bisa mendorong terwujudnya masyarakat yang berdaya, bermartabat yang selalu menjunjung nilai-nilai keadilan.

Kita sangat berharap dengan perayaan ‘Idul Adha akan muncul semangat berqurban di masyarakat, apalagi pemerintah. Semangat berqurban ini sangat penting artinya dalam membangun masa depan bangsa dan negara ke arah yang lebih maju, lebih baik, dan lebih sejahtera. Makna utama ibadah qurban yang berupa kesediaan untuk berkorban sebagaimana ditunjukkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail, dapat dijadikan inspirasi bagaimana kita bisa saling berbagi dan memberdayakan sesama umat manusia, terutama mereka yang kurang beruntung.

Inti dari qurban adalah sebenarnya bukan menyembelih Qurban, intinya adalah menjalankan perintah Allah SWT dan meninggalkan apapun yang dilarang oleh Allah (TAQWA). Kalau hanya sekedar menyembelih binatang banyak orang mampu menjalankannya. Atau masalah menyembelih anak jaman sekarang banyak yang menyembelih (membunuh) anaknya karena takut miskin atau karena malu. Yang terpenting adalah semangat untuk menjalankan perintah Allah SWT ketika Allah SWT telah memerintahkan. misalnya :

  1. Ketika Allah SWT memerintahkan kepada kaum wanita untuk memakai jilbab, kaum wanita masih banyak yang menolak memakai jilbab dengan alasan panas lah, ribet lah, norak lah dll
  2. Ketika Allah SWT memerintahkan manusia untuk membayar zakat dari harta yang dipunyainya, masih banyak orang yang enggan membayar zakat karena takut bangkrut lah, merasa rugi lah, dll
  3. Ketika Allah SWT melarang perbuatan mencuri, masih banyak ummat Islam yang melakukan pencurian dengan cara halus, misalnya korupsi, ngentit, ngutil , menggelapkan uang negara, dll
  4. Ketika Allah SWT memerintahkan untuk menjalankan sholat, masih banyak kaum muslimin yang meninggalkan sholat karena tidak ketahuan, nggak ada yang melihat, dll
  5. Dan masih banyak sekali contoh yang lain

Dengan Ibadah Qurban ini yang diadakan tiap tahun ini hanyalah latihan untuk berqurban bagi mereka yang banyak kekayaannya atau mereka yang mampu untuk berqurban. Umat islam harus terus berlatih terus untuk selalu berkurban.

Misalnya ketika seseorang ditaqdirkan menjadi seorang pejabat ia harus niatkan menjadi pejabat karena Allah SWT bukan diniatkan untuk mengumpulkan kekayaan sehingga dengan begitu tidak ada terbersit sedikitpun niat untuk melakukan pencurian dan menghalalkan segala cara. Jika ummat Islam melakukan hal tersebut semuanya maka tidak akan ada yang namanya koruptor, penggelapan dana dan lain sebagainya.

 
Leave a comment

Posted by on 25 October 2012 in PEMAHAMAN ISLAM

 

Tags: , , , ,

AT_TAABI’U LAA YUFRADU BIL_HUKMI

Ustadz Ahsin Lathif  :

Bismillah ….

AT_TAABI’U LAA YUFRADU BIL_HUKMI

( Ushuliyyah Fiqhiyyah )

Mereka yang junub terlarang diam di masjid demikian juga teras karena dia adalah at_Taabi’ dalam konteks berbeda bahwa setiap afraad tak mungkin terlepas dari bi-ah nya mungkin bersifat sosial atau budaya maka setiap afraad adalah at-Taabi’ bagi bi-ah

Transmission of culture pewarisan budaya adalah sebuah kemestian setiap afraad akan terlibat dalam stiap proses itu sosialisasi, pemasyarakatan juga enkulturasi, pembudayaan rasanya tak mungkin ada yang mampu keluar dari proses tersebut.

at-Taabi’ tak mungkin infiraady ……

a-Taabi’ mesti Taabi’un dalam konteks inilah menjadi sebuah keniscayaan bahwa bi-ah harusnya baik juga kondusif untuk suatu proses pawarisan kita tentu tak berharap anak cucu kita terkontaminasi oleh proses panjang itu semoga miliu kita mewariskan keluhuran bagi generasi mendatang

ALLAHU A’LAM

ALMA

(Ahsin Lathif Muhammad Arkham)

 
Leave a comment

Posted by on 30 September 2012 in PEMAHAMAN ISLAM, USHUL FIQH

 

Tags: , , , , ,

Perbedaan Aliran Nativisme, Emperisme, dan Konvergensi

  1. Aliran nativisme : Aliran nativisme merupakan pendapat dari A.Schopenhaver yang menyatakan bahwa pada perkembangan anak, faktor keturunan yang lebih mempengaruhi daripada faktor lingkungan, misalnya seorang bapak yang sifatnya jahat, kemungkinan besar anaknya pasti akan menjadi penjahat walaupun lingkungan tempat mereka tinggal merupakan lingkungan yang tergolong baik.
  2. Aliran emperisme : Aliran emperisme dikemukakan oleh John Locke yang menyatakan bahwa pada perkembangan anak, faktor lingkungan lebih berperan daripada faktor keturunan. Misalnya seorang anak yang memiliki keturunan yang bersifat baik, tetapi lingkungan disekitarnya buruk atau teman-teman yang sering diajaknya bermain berprilaku buruk, pasti si anak akan meniru kebiasaan tersebut, karena pergaulan sangat berpengaruh pada tingkah laku pada anak, khususnya dikalangan remaja.
  3. Aliran konvergensi Aliran konvergensi dikemukakan oleh William Stern yang menyatakan bahwa faktor keturunan sama besar pengaruhnya dengan faktor lingkungan. Disini keduanya sama-sama sangat berpengaruh pada perkembangan anak, jadi jika anak dididik dengan baik, walaupun dari keturunan yang buruk, kemungkinan si anak dapat berprilaku baik. Disini juga dituntut bimbingan dari keluarga dan juga masyarakat tempat ia tumbuh.

Tulisan ini saya tampilkan karena ketika saya tes ujian lessan semester terakhir di STIT Muhammadiyah Bangil ditanyakan dan dituntut kita mempunyai dalil dari Al-Qur’an dan Hadits dari ketiga aliran tersebut. Bagaimana menurut Anda ?

 

Tags: , , , , ,

Surat-surat Soekarno kepada A. Hassan: Kekaguman pada Wahabi

Oleh: Artawijaya

Kepada A. Hassan, Soekarno bercerita keinginannya membaca buku “Utusan Wahabi.” Ia juga bercerita telah menerjemahkan buku biografi Ibnu Saud. “Bukan main hebatnya ini biografi! Saya jarang menjumpai biografi yang begitu menarik hati,” ujar Bung Karno.

Sepucuk surat nun jauh dari tanah seberang dikirimkan kepada Tuan A. Hassan, guru utama Persatuan Islam (Persis). Sang pengirim bukanlah sembarang orang. Ia tokoh muda bangsa yang kala itu berada dalam pengasingan di Ende, Nusa Tenggara Timur. Soekarno, nama pengirim surat itu, tak lain adalah sosok yang kemudian hari menjadi founding father dan presiden pertama Republik Indonesia. Soekarno sosok yang berapi-api, cerdas, dan ambisius.

Dari tanah pengasingan yang sepi, Soekarno berkirim surat kepada Tuan Hassan, begitu A. Hassan biasa disapa pada saat itu. Bagi Soekarno, A. Hassan adalah sahabat sekaligus guru dalam mempelajari Islam. Ia mengagumi karya-karyanya, termasuk juga mengagumi cara pandangnya terhadap ajaran-ajaran Islam. Kepada Tuan Hassan, Soekarno berkirim kabar dan bercerita panjang lebar mengenai berbagai hal, di antaranya soal taklid, takhayul, kejumudan umat Islam, dan lain sebagainya. Ia juga menceritakan keinginannya untuk mendapatkan bahan-bahan bacaan Islam, terutama karya-karya A. Hassan. Di antara karya A. Hassan yang ingin sekali ia baca adalah buku berjudul, “Utusan Wahabi”.

Sepucuk surat itu ia tulis dengan ketulusan, sebagai berikut:

Endeh, 1 Desember 1934

Assalamu’alaikum,

Jikalau saudara memperkenankan, saya minta saudara mengasih hadiah kepada saya buku-buku yang tersebut berikut ini: Pengajaran Sholat, Utusan Wahabi, Al-Muctar, Debat Talqien. Al-Burhan Complete, Al-Jawahir.

Kemudian, jika saudara bersedia, saya minta sebuah risalah yang membicarakan soal “sajid” (kalangan sayyid atau habaib, red). Ini buat saya bandingkan dengan alasan-alasan saya sendiri tentang hal ini. Walaupun Islam zaman sekarang menghadapi soal yang beribu-ribu kali lebih besar dan lebih rumit dari pada soal “sajid” itu, tetapi toch menurut keyakinan saya, salah satu kejelasan Islam Zaman sekarang ini, ialah pengeramatan manusia yang menghampiri kemusrikan itu. Alasaan-alasan kaum “sajid” misalnya, mereka punya “brosur kebenaran”, saya sudah baca, tetapi tidak bisa menyakinkan saya. Tersesatlah orang yang mengira, bahwa Islam mengenal satu “Aristokrasi Islam”. Tiada satu agama yang menghendaki kesamarataan lebih daripada Islam. Pengeramatan manusia itu adalah salah satu sebab yang mematahkan jiwa suatu agama dan umat, oleh karena pengeramatan manusia itu melanggar tauhid. Kalau tauhid rapuh, datanglah kebathilan!

Sebelum dan sesudahnya terima itu buku-buku yang saya tunggu-tunggu benar, saya mengucapkan terimakasih.

Wassalam,

Soekarno

Pada kesempatan lain, Soekarno juga berkirim kabar kepada A. Hassan, memohon agar guru Persatuan Islam (Persis) itu membantu perekonomian keluarganya, dengan membeli karya terjemahannya mengenai Ibnu Saud. Soekarno menceritakan kekagumannya kepada Ibnu Saud setelah menerjemahkan sebuah karya berbahasa Inggris mengenai sosok tersebut.

“Bagi saya buku ini bukan saja satu ikhtiar ekonomi, tetapi adalah pula satu pengakuan, satu confenssion. Ia menggambarkan Ibnu Saud dan Wahhabism begitu rupa, mengkobar-kobarkan elemen amal, perbuatan begitu rupa hingga banyak kaum ‘tafakur’ dan kaum pengeramat Husain cs (Syiah, pen) akan kehilangan akal nanti sama sekali,” tulisnya.

Kepada Tuan Hassan, ia menuliskan sebagai berikut:

Endeh, 12 Juli 1936

Assalamu’alaikum,

Saudara! Saudara punya kartu pos sudah saya terima dengan girang. Syukur kepada Allah SWT punya usul Tuan terima!.

Buat menganjal saya punya rumah tangga yang kini kesempitan, saya punya onderstand dikurangi, padahal tadinya sudah sesak sekali buat mempelajari segala saya punya keperluan, maka sekarang saya lagi asyik mengerjakan terjemahan sebuah buku Inggris yang mentarikhkan Ibnu Saud. Bukan main hebatnya ini biografi! Saya jarang menjumpai biografi yang begitu menarik hati. Tebalnya buku Inggris itu, format Tuan punya tulisan “Al-Lisaan”, adalah 300 muka, terjemahan Indonesia akan menjadi 400 muka (halaman, pen). Saya saudara tolong carikan orang yang mau beli copy itu barangkali saudara sendiri ada uang buat membelinya? Tolonglah melonggarkan rumah tangga saya yang disempitkan korting itu.

Bagi saya buku ini bukan saja satu ikhtiar ekonomi, tetapi adalah pula satu pengakuan, satu confenssion. Ia menggambarkan Ibnu Saud dan Wahhabism begitu rupa, mengkobar-kobarkan elemen amal, perbuatan begitu rupa hingga banyak kaum ‘tafakur’ dan kaum pengeramat Husain c.s akan kehilangan akal nanti sama sekali. Dengan menjalin ini buku, adalah suatu confenssion bagi saya bahwa, walaupun tidak semua mufakat tentang system Saudisme yang juga masih banyak feudal itu, toch menghormati dan kagum kepada pribadinya itu yang “toring above all moslems of his time; an Immense man, tremendous, vital, dominant. A gian thrown up of the chaos and agrory of the desert, to rule, following the example of this great teacher , Mohammad”. Selagi menggoyangkan saya punya pena buat menterjemahkan biografi ini, jiwa saya ikut bergetar karena kagum kepada pribadi orang yang digambarkan. What a man! Mudah-mudahan saya mendapat taufik menjelaskan terjemahan ini dengan cara yang bagus dan tak kecewa. Dan mudah-mudahan nanti ini buku, dibaca oleh banyak orang Indonesia, agar bisa mendapat inspirasi daripadanya. Sebab, sesungguhnya buku ini penuh dengan inspirasi. Inspirasi bagi kita punya bangsa yang begitu muram dan kelam hati. Inspirasi bagi kaum muslimin yang belum mengerti betul-betul artinya perkataan “Sunah Nabi”, yang mengira, bahwa Sunah Nabi SAW itu hanya makan kurma di bulan puasa dan cela’ mata dan sorban saja !.

Saudara, please tolonglah. Terimakasih lahir-batin, dunia-akherat.

Wassalam,

Soekarno

Kepada A. Hassan, Soekarno juga bercerita mengenai ibu mertuanya yang telah meninggal dan kritik yang dialamatkan kepadanya karena ia dan keluarga tidak mengadakan acara tahlilan untuk almarhumah ibu mertuanya.

Dalam surat tertanggal 14 Desember 1935, Soekarno menulis: “Kaum kolot di Endeh, di bawah ajaran beberapa orang Hadaramaut, belum tenteram juga membicarakan halnya tidak bikin ‘selamatan tahlil’ buat saya punya ibu mertua yang baru wafat itu, mereka berkata bahwa saya tidak ada kasihan dan cinta pada ibu mertua itu. Biarlah! Mereka tak tahu-menahu, bahwa saya dan saya punya istri, sedikitnya lima kali satu hari, memohonkan ampunan bagi ibu mertua itu kepada Allah. Moga-moga ibu mertua diampuni dosanya dan diterima iman Islamnya. Moga-moga Allah melimpahkan Rahmat-Nya dan Berkat-Nya…”

Begitulah cuplikan surat-surat Soekarno kepada sahabatnya, Tuan A. Hassan. Sahabatnya yang pada masa lalu mendapat stigma “Wahabi” dan dianggap membawa paham baru soal Islam. Unik memang persahabatan Soekarno dan A. Hassan. Karena pada masa selanjutnya, dua orang sahabat ini berbeda pandangan soal hubungan agama dan negara.

Meski sahabat karib, A. Hassan tak segan-segan mengkritik Soekarno yang begitu mengidolakan sekularisasi yang diusung oleh tokoh sekular Turki, Mustafa Kamal Attaturk. Bagi A. Hassan, Islam tak bisa dipisahkan dari urusan negara. Kritik A. Hassan terhadap paham sekular Soekarno bisa dilihat dalam buku “Islam dan Kebangsaan”, sebuah karya fenomenal A. Hassan yang mengkritisi kelompok nasionalis-sekular pada masa itu.

Toh, meski berbeda pandangan, ketika Soekarno di penjara di Bandung, Tuan Hassan dan para anggota Persatuan Islam tetap membesuknya sebagai sahabat. [voa-islam.com]

 
3 Comments

Posted by on 18 June 2012 in PEMAHAMAN ISLAM

 

Tags: , , , , ,

Memaknai dan Merenungi Peristiwa ISRA MI’RAJ

Ketika Nabi Muhammad SAW menceritakan pengalamannya pergi dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, kemudian ke langit ke 7 hingga Sidratul Muntaha dalam waktu semalam, maka orang-orang kafir Quraisy mentertawakannya, sementara banyak orang yang telah masuk Islam, akhirnya murtad kembali karena tidak percaya akan Isra’ dan Mi’raj.

Abu Bakar RA, ketika ditanyakan apakah dia mempercayai Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad, dengan penuh keyakinan berkata, “Jika yang berkata demikian itu adalah Muhammad bin Abdullah, maka yang lebih aneh dari itu pun aku percaya, karena sesungguhnya Muhammad itu tidak pernah berbohong.” Meski Nabi Muhammad SAW tidak pernah berbohong sehingga sampai dijuluki Al Amin (Yang Terpercaya) oleh orang Quraisy Mekkah, tapi hanya sedikit Muslim sajalah yang beriman akan cerita Nabi Muhammad SAW. Abu Bakar adalah salah satu dari sedikit orang itu yang dengan tegas menyatakan keyakinannya, sehingga beliau dijuluki Ash Shiddiq.

Semoga kita bisa meneladani Shahabat Nabi SAW yang mendapat julukan Ash-Shiddiq tersebut ketika menyikapi peristiwa Isra’ dan Mi’raj, mari kita pertebal iman dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Jangan sampai goyah. Karena dengan peristiwa Isra dan Mi’raj ini umat Islam juga diuji keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Amin ya Rabbal ‘Alamin.

Tidak hanya zaman Nabi Muhammad SAW saja orang tidak percaya dengan peristiwa Isra dan Mi’raj ini, di zaman sekarang ini banyak yang tidak percaya dengan peristiwa tersebut. Terutama kaum orientalis mereka selalu mencari – cari kelemahan Islam dan Umat Islam, seperti dalam situs : http://murtadinkafirun.forumotion.net/t6148-kebohongan-isra-miraj

Semoga Allah selalu membimbing kita dengan Taufiq dan Hidayah-Nya, Amin amin ya Rabbal ‘Alamin

 
7 Comments

Posted by on 16 June 2012 in PEMAHAMAN ISLAM

 
 
MISTERI AL-HADITS DAN AL-QUR'AN

Toko Peralatan Wanita dan Peralatan Rumah Tangga

PTC KLIK AJA DEH DOT COM

Toko Peralatan Wanita dan Peralatan Rumah Tangga

kesbitera

A fine WordPress.com site

Lukis Blog

to write my story

mahatmaazmi's Blog

laporan 1 dan 2

KecretRaKatokan & Motor Roda-Tiga

Tentang Opini dan Imajinasi dari Biker Penyandang Cacat yang ingin cerita tentang Motor dan nglayap dengan motor aneh beroda-tiga....

Irsan Syarifuddin's Blog

dunia farmasi, jalan-jalan & kerja

Blog Saya

A topnotch WordPress.com site

Jendela Pendidikan

mendidik dengan kasih sayang

Beradadisini

Be. Here. Now.

Blog Urip Guru Kimia

Berbagi informasi tentang pengajaran kimia, pendidikan, opini, dan TIK

Status Kang Yudhie

Bukan Status Biasa ßƦOº°˚˚°º☺ºº°˚˚°◦.¸¸.

Mufdil's Weblog

Just another WordPress.com weblog

Ilham saputra

محاولة الكتابة و التبادل Trying to write and share

tokoempatsaudara

Toko Peralatan Wanita dan Peralatan Rumah Tangga

seven word rainbow

Ketika Sebuat Coding Menjadi Harapan Untuk Hidup

Agasi GP Blog

Blog Pribadi

KPLI Nusa Tenggara Barat

Blog Kelompok Pengguna Linux Indonesia Wilayah NTB

bangSAT was here...!

[satrio dan dunianya]

imagoDEI

Photo Design Print

.:Kartikoedhi's Blog:.

Berbagi Pengalaman dan Pelajaran

Toko PALUGADA

Apa lu Mau, Gua ada!

My World

Pernak-pernik Kehidupan

Novi Gustavia Farmana

Man Jadda Wa Jada

Ohblog!

Ohna2s ngeblog di Wordpress

My Blog | My Experience

My Blog Is My Experience | My Experience Is The Best Teacher

jodiyana

blog official jodi yana

Sekedar Tulisan

Semoga Bermanfaat!

LPI Mambaul Ulum Sumber Lompang

Menjaga Tradisi Lama yang Baik, Mengadopsi Tradisi Modern yang Lebih Baik

Pandalon

Learning by doing

Keep it simple

Try and Error

s4blonk4os

Jasa Pembuatan Sablon Kaos & Website

Legal Banking

Learning about Indonesian Legal Banking

studi komparatif, komperhenship, kreatif, outodidak

pelajari, catat dan laksanakan yang benar

inijalanku.wordpress.com

Baik Kawan Menunjuk Jalan

Kumpartas

- KUMPulan ARTikel copAS -

SANDALNYA si SANGKURIANG

Sandal Murah Kualitas TOP

amoyraven

La Tahzan Innallaha Ma'ana

dinicreation

4 out of 5 dentists recommend this WordPress.com site

realizimamsyafii029

Smile! You’re at the best WordPress.com site ever

ukmifabiopeduli

We Cares With Academic The United Of Islamic Student Actifity The Center Of DATA UKHUWAH : Dakwah, Tarbiyah, Ukhuwah dan Ibadah.

Muhammad Tanthowi

ilmu tidak akan berkurang saat kita sampaikan

Rois

Menapaki hidup yang dinamis dengan langkah optimis

Pursuing My Dreams

Indonesian who loves gardening, live in Germany

Qcuters's Blog

Just another WordPress.com weblog

catatanimansupriyono

Just another WordPress.com site

%d bloggers like this: